Loading

Belajar Perawatan Bayi untuk Pasangan Muda

collectCollect
0

Spread the word







How We Started Our Blog?!

It’s never too late… This is our first blog but we just dove right into it. We had similar worries like any other first time blogger… “Errm, I don’t know what to write” “Uhhh, I can’t write that well”; the truth being it’s not about how complicated your topic is or how leveled your English is, what matters most is how you express yourself while writing. Neither of us are literature majors nor did anyone in our team have a history in story telling! Don’t let the fear of not writing a ‘good blog’ stop you from writing one. We realized that to keep up with today’s Internet of Things it’s important to write so that you can… o Express your thoughts and ideas behind your product o Keep your user’s or client’s knowledge up-to-date o Give your tea... Read more

writing collect
Kehadiran bayi memang bukan hanya menguras tenaga serta emosi, tetapi juga menimbulkan sejumlah kecemasan. Banyak orang tua, lebih-lebih yang baru mempunyai anak, pasti bingung saat merawat bayi yang baru saja lahir. Mungkin Anda sudah melakukan berbagai macam persiapan untuk menyambut kehadiran bayi dari jauh-jauh hari, namun tetap saja Anda membutuhkan penyesuaian besar karena peran Anda sekarang menjadi seorang orang tua. Lantas, seperti apa perawatan bayi yang baru saja lahir?

Merawat bayi yang baru saja lahir identik dengan kelelahan. Tidak jarang banyak orang tua yang mengalami tekanan secara berlebihan, lebih-lebih untuk orang tua yang baru mempunyai anak pertama. Oleh sebab itu ada beberapa hal yang bisa diterapkan untuk mengelola tekanan saat merawat buah hati. Pertama, jaga kondisi fisik. Walaupun merawat anak yang baru lahir sering dikaitkan dengan kurang tidur, jangan mengkonsumsi kafein atau makanan yang mengusir rasa kantuk. Tetap saja mengkonsumsi makanan yang sehat dan mencukupi kebutuhan air harian. Agar kondisi badan tetap bugar, tidur berbarengan dengan buah hati adalah solusi yang tepat. Minta pasangan untuk menggantikan posisi Anda.

Kedua, jaga keamanan dan kebersihan bayi. Menjaga kebersihan tangan saat akan memegang atau pun menggendong bayi yang baru lahir harus mencuci tangan terlebih dulu sebelum melakukan kontak dengan bayi agar mereka terhindar dari serangan bakteri dan kuman. Hati-hati saat menggendong bayi, lebih-lebih pegangan Anda di bagian kepala dan lehernya. Hindari mengguncang nya ketika membangunkan mereka karena bisa menyebabkan pendarahan di bagian otak. Batasi permainan Anda bersama dengan bayi. Jangan melakukan lempar tangkap maupun menggoyang bayi di lutut.

Ketiga, mandi kan bayi. Bayi yang baru saja lahir memerlukan mandi paling tidak dua kali dalam seminggu. Sebelum tali pusatnya copot, dianjurkan untuk memandikannya menggunakan spons. Memandikan bayi dengan menggunakan sabun dan shampo harus dengan sabun khusus. Bila khawatir produk yang digunakan dapat menyebabkan iritasi, bicarakan sabun yang tepat dengan dokter.

Terakhir, beri susu. Memberi susu pada bayi yang baru lahir mungkin bisa sangat sering. Biasanya bayi akan diberi susu 8 hingga 15 kali. Hal ini terjadi karena kapasitas perut yang mereka miliki masih terlalu kecil. Saat menyusui, disarankan untuk melakukannya dengan posisi bergantian antara kanan dan kiri sehingga Anda akan merasa nyaman. Lakukan kegiatan menyusui dengan sesering mungkin tanpa perlu menunggu bayi Anda haus atau berteriak terlebih dulu. Ketika menangis, bayi akan sulit menelan susu karena lidahnya tidak berada di posisi yang tepat untuk menelan cairan. Mungkin menyusuinya akan sangat sulit dilakukan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, Anda akan ahli dalam proses ini. melakukan perawatan bayi memang tidak mudah, namun bukan berarti Anda tidak berusaha untuk memberikan perawatan terbaik.
Added 1 month ago
collect
Rate it!:
Tags Tags

No Comments

Login or Register to add comments!